Bookmark(0)

The International sudah memasuki babak baru dan inilah 4 tim yang telah tereliminasi di hari pertama TI9 ini. sebelumnya The International 2019 telah berjalan selama 5 hari. Pada hari Selasa, 20 Agustus kemarin, The International 2019 telah mencapai babak penyisihan. 16 Team yang lolos dari babak grup berhak lanjut ke babak penyisihan ini.

Selasa lalu, 8 Tim yang berada di Lower bracket telah bertanding untuk tetap bertahan, dan lanjut ke babak berikutnya pada hari pertama, namun ada 4 tim harus tersingkir dari The International 2019 di hari pertama, dan salah satunya karena salah mengambil hero. Berikut adalah 4 tim yang tereliminasi di hari pertama The International 2019.

1. Navi / Natus Vincere

Sumber : instagram.com/natus_vincere_official

Pada babak grup, Navi lolos ke babak penyisihan yaitu dengan menduduki peringkat ke-7. Pada babak grup stage mereka terbilang tampil dengan percaya diri. Navi berhasil mengambil poin penuh dari Virtus Pro, dan berhasil merebut 1 poin dari 2 tim raksasa lainnya yaitu OG dan EG. Degan peringkat 7 tersebut, Navi harus bermain di Lower bracket, dan berhadapan dengan salah satu tim Asia tenggara, yaitu Mineski.

Saat bertanding melawan Mineski di babak Best of 1. Kedua tim bermain cukup sengit, hingga pada akhirnya Mineski membuat 1 kesalahan yang dibayar dengan 1 set barrack bawah dihancurkan oleh Navi. Melihat 4 pemain dari Mineski masih mati dan Navi masih memiliki Aegis, Navi memutuskan untuk lanjut menghancurkan tower tier 4 lalu mengincar Ancient dari Mineski. 

Setelah itu, Wraith King dari Nikobaby buyback untuk mengulur waktu hingga ke-3 teman lainnya hidup kembali dan melawan balik. Namun, karena lamanya tim Navi untuk menyelesaikan pertandingan. Alhasil, tim Mineski berhasil bertahan dari upaya tim Navi untuk menghancurkan Ancient langsung. Setelah kejadian tersebut, peluang-peluang mulai bermunculan untuk Mineski dan pada akhirnya Mineski berhasil mengeliminasi Navi di ronde pertama babak lower bracket. 

2. Fnatic

Sumber : instagram.com/fnatic

Berbeda, dengan nasib tim wakil Asia Tenggara lainnya, Fnatic adalah satu-satunya tim dari 3 tim Asia tenggara lainnya yang gagal lanjut ke babak selanjutnya dari The International 2019. Pada babak lower bracket hari pertama, tim Fnatic bertemu dengan mantan juara The International 2017, yaitu Team Liquid.

Saat match berlangsung, Fnatic dapat mengimbangi Team Liquid di laning stage. Namun saat mid game menuju late game, Fnatic kocar kacir, dengan permainan Miracle dkk. Kesalahan yang dibuat Fnatic berturut-turut membuat Team Liquid menjadi diuntungkan, hingga dapat mendominasi permainan dan mengeliminasi tim Fnatic.

Hal yang sangat dikecewakan pada match ini adalah penampilan Enigma dari DJ yang kurang memiliki pengaruh terhadap tim saat terjadinya perang. Black Hole dari DJ sering sekali tidak terkena siapapun, dan apabila mengenai beberapa hero, Black Hole dari DJ langsung di gagalkan. Permainan Enigma dari DJ yang buruk, merupakan salah satu faktor tim Fnatic tereliminasi di hari pertama The International 2019.

3. Keen Gaming

Sumber : twitter.com/keen_gamingcn

Keen Gaming, harus menjadi tim tuan rumah pertama yang tereliminasi di hari pertama.

Keen Gaming pada DPC musim ini, memiliki performa yang kian membaik dari tengah musim hingga akhir musim. Namun pada babak grup, Keen Gaming berada 1 posisi di atas zona eliminasi, dan membuat Keen Gaming harus bermain di Lower bracket melawan Infamous pada hari pertama main event The International 2019.

Infamous tim asal Amerika latin, bermain konsisten dan solid di penghujung musim. Di babak grup Infamous pun bermain cukup bagus, dengan berhasil menahan imbang tim-tim raksasa seperti EG dan VG, serta mengalahkan Fnatic 2-0. Walaupun para panelis mengatakan, draft dari Keen Gaming terbilang bagus, namun permainan gemilang dari Infamous berhasil mengeliminasi Keen Gaming di hari pertama main event The International 2019.

4. Alliance

Sumber : instagram.com/thealliancegg

Tim yang bermain bagus sepanjang musim, dan selalu berkembang di setiap turnamennya ini mendapatkan posisi yang aman pada grup stage. Alliance berada 1 peringkat di bawah zona upper bracket dan peringkat tersebut mempertemukan tim tuan rumah RNG di babak lower bracket.

Kejadian yang tidak diinginkan terjadi di momen yang tidak tepat. Insania, kapten dari tim Alliance yang mengambil alih draft saat pertandingan dimulai, tidak sempat mem’ban hero karena waktu yang disediakan habis, hal tersebut membuat sistem dari game Dota mengambil hero untuk tim Alliance secara acak.

Walaupun, tidak bermain dengan draft yang diinginkan, Alliance bermain bagus selama game berlangsung. Namun pada akhirnya, beberapa kesalahan yang dibuat oleh Alliance pada pertandingan tersebut, membuat Alliance tereliminasi dari The International 2019 oleh RNG.

Saat Insania diinterview setelah pertandingan itu. Kapten dari tim Alliance tersebut meminta maaf kepada pendukungnya karena kesalahan konyol yang ia buat pada pertandingan melawan RNG sebelumnya.

Itu dia Spinners 4 tim yang harus terliminasi hari pertama main event The International 2019. Namun, meski gagal di hari pertama, 4 tim tersebut mendapatkan uang sebesar 5 ratus ribu dollar atau sekitar 7 Miliyar rupiah loh Spinners!

Jangan lupa stay terus di webiste kita, untuk dapetin berita seputar eSports terupdate!