Bookmark(0)

AC Milan dikabarkan memberikan satu kesempatan terakhir kepada Marco Giampolo. Mereka tengah mendekati Andriy Shevcenko sebagai calon penggantinya.

AC Milan dipermalukan oleh Fiorentina 1-3 di San Siro pada pekan ke-6 Liga Italia. Hasil ini melanjutkan rentetan hasil buruk Rossoneri di bawah Marco Giampaolo pada awal musim ini.

Il Diavolo sudah empat kali kalah dan hanya mencatatkan dua kemenangan sepanjang Serie A musim ini. Mereka terperosok ke urutan ke-16 dengan baru mengumpulkan enam angka.

sumber : beinsport.com

Catatan ini membuat posisi Giampaolo dikabarkan mulai tidak aman. Tekanan agar mantan pelatih Sampdoria ini lengser mulai datang dari para fans.

Meski demikian, AC Milan masih memberikan Giampaolo satu pertandingan lagi untuk menyelamatkan pekerjaannya. Jika Suso dan kolega kembali kalah, bukan tidak mungkin mantan pelatih Sampdoria itu ditendang dari San Siro.

Andriy Shevchenko bukan orang asing bagi AC Milan. Ia pernah memperkuat klub Italia tersebut dalam dua kesempatan, yakni 1999-2006 dan saat dipinjamkan dari Chelsea pada 2008-2009.

Dengan AC Milan, Shevchenko yang diboyong dari Dynamo Kyiv semakin bersinar. Ia masing-masing meraih satu Scudetto Liga Italia Serie A, Coppa Italia, Supercoppa Italiana, Liga Champions, dan Piala Super Eropa.

Berkat prestasinya itu, Shevchenko pernah memenangkan Ballon d’Or pada 2004. Selain itu, ia juga pernah menjadi top scorer Liga Champions 1998-99 dan 2005-06.

Andriy Shevchenko pun dinobatkan sebagai salah satu legenda AC Milan. Pria 43 tahun ini sekarang berstatus sebagai pelatih timnas Ukraina. Ia punya catatan apik saat menukangi negeri pecahan Uni Soviet tersebut.

Dalam 29 laga sebagai pelatih Ukraina, Sheva menorehkan 16 kemenangan delapan hasil imbang serta lima kali kalah.

 

Jangan lupa follow instagram kita @spin_soccer