Sebelumnya seperti yang kalian ketahui bahwa pemerintah sangat mendukung perkembangan eSports di Indonesia, salah satu bukti dukungan pemerintah tersebut yang paling nyata adalah adanya Piala Presiden eSports 2020 yang mana saat ini mempertandingkan beberapa game ternama seperti Free Fire, Pes, dan game lokal buatan Indonesia. 

Piala Presiden eSports sendiri merupakan hasil kolaborasi Indonesia Esports Premiere League (IESPL) sebagai mitra Pemerintah Indonesia melalui Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Berlangsung sejak akhir tahun 2019 kemarin kini Piala Presiden eSports tahun ini dari cabang game Free Fire akan mencapai puncaknya atau sudah mencapai tahap akhir yaitu babak Grand Final. Seluruh tim peserta yang bermain di babak grand final Piala Presiden eSports Free Fire telah ditentukan dan akan bertanding pada tanggal 1-2 Februari 2020 mendatang di Ice BSD, Jakarta.

sumber : media.skyegrid.id

Seluruh tim Free Fire tersebut merupakan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Serta beberapa tim undangan dari negara-negara di Asia Tenggara. Untuk kalian yang belum tahu, pada Piala Presiden eSports tahun ini mengundang peserta dari negara yang berada di Asia Tenggara untuk melebarkan sayap agar kompetisi ini menjadi lebih besar lagi.

Namun ada dua tim yang sebelumnya difavoritkan oleh sebagian besar fans Free Fire di Indonesia untuk menjuarai ajang ini, dua tim itu adalah Evos dan RRQ. Memang benar di setiap turnamen yang diikuti oleh kedua tim ini, maka sudah pasti dua tim tersebut menjadi tim favorit juara, terlepas dari apapun game yang dipertandingkan.

Kedua tim ini memang mempunyai divisi-divisi hebat yang diisi oleh para pemain berbakat, seperti Lemon, Nextjack di RRQ sedangkan Oura, Manay di Evos eSports. Maka tidak salah kedua tim ini mempunyai basis fans terbesar di Indonesia dari seluruh pelosok daerah di Indonesia.

Tapi terlepas dari ketenaran mereka, pada ajang Piala Presiden eSports 2020 yang saat ini sedang berlangsung, kedua tim ini masing-masing gagal mengirimkan wakilnya untuk bertanding di ajang tersebut. Evos merupakan tim yang terlebih dahulu gagal lolos ke Pilpres eSports 2020 setelah kalah poin dari pemuncak klasemen yaitu Louvre.

Sedangkan RRQ, tepatnya RRQ Hades mereka harus mengubur mimpi mereka untuk bermain dan menjuarai ajang Piala Presiden eSports 2020 setelah gagal lolos dari regional barat yang berlangsung beberapa hari yang lalu. Dengan tidak lolosnya mereka berdua ini menjadi bukti bahwa persaingan Free Fire di Indonesia sangat kompetitif. 

Banyak tim-tim tidak tenar yang malah lolos ke babak grand final Pilpres eSports 2020 Free Fire ini. Jadi gimana tanggapan kalian spinners, apakah performa divisi Free Fire dari RRQ dan Evos sudah mulai menurun? Jangan lupa stay terus di website kita, untuk dapetin berita seputar eSports terupdate!

Share to your friends