Kapten Team Liquid yaitu Aydin “iNSaNiA” Sarkohi harus menerima kenyataan pahit tepat sebelum Team Liquid bertanding melawan VP.Prodigy di lanjutan turnamen WePlay! Pushka League Season 1 Division 1 babak upper bracket finals. Mengalahkan Virtus.pro di lower bracket ronde 3 dengan skor 2-0, Team Liquid digadang-gadangkan menang atas tim kedua Virtus.pro itu.

Sayangnya, Team Liquid tidak bermain sebaik melawan Virtus.pro ketika melawan VP.Prodigy. Team Liquid harus takluk dengan skor 2-0 tanpa balas melawan tim kedua Virtus.pro itu.

Rupanya sebelum bertanding melawan VP.Prodigy, iNSaNiA harus mendapatkan kabar pahit yaitu neneknya telah meninggal. Hal itu diutarakan iNSaNiA melalui akun Twitter miliknya setelah Team Liquid kalah atas VP.Prodigy.

Sumber: Esports Heaven

“Maaf untuk semua penggemar hari ini. Saya punya cukup hari libur dan @virtuspro prodigy muncul dengan draft yang lebih kuat. Nenek saya baru saja meninggal dan saya menghadiri pemakamannya hari ini. Tidak dalam keadaan pikiran terbaik dan tidak memiliki kejelasan penuh yang saya butuhkan. Sampai jumpa di dotapit!

Sangat bangga dengan apa yang tim saya capai dalam turnamen ini. Anda semua adalah bos @mickeDOTA @ qojqva1 @ boxi98 @Taigadota. Terima kasih @TeamLiquid untuk semua yang anda lakukan untuk kami.

Saat ini saya sangat berterima kasih kepada @ Blitz_DotA. Tanpa pria ini, kami adalah tim tier bawah di acara ESL dan dengan dia mensupport kami dan mendorong kami maju, saya merasa kami tidak terkalahkan. (Blitz) Pelatih tier 1 diremehkan.” tulis iNSaNiA di Twitternya.

BACA JUGA: ViCi Gaming Juarai OGA Dota PIT 2020: China!

Sumber: PGL

Team Liquid harus puas dengan peringkat 3 di WePlay! Pushka League Season 1 Divsion 1 dan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 30 ribu USD. Jangan lupa kunjungi terus website kita, untuk dapetin berita seputar eSports terupdate!


WAJIB NONTON Top 15 BEST MOMENTS MPL S6 Week 6 WANN IQ 200! WATT MVP OF THE WEEK!? VYN KHUFRA!:


Share to your friends