Dituduh Selundupkan Narkoba, Begini Klarifikasi CEO BREN Esports!

Dituduh Selundupkan Narkoba, Begini Klarifikasi CEO BREN Esports!

Baru-baru ini secara mengejutkan CEO Bren Esports, Bernard “Bren” Lu Chong, diduga melakukan penyelundupan narkoba dalam jumlah yang sangat besar.

Setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan, Bren akhirnya merilis pernyataan di Twitter yang mengklaim bahwa dia tidak bersalah.

Operasi perburuan terhadap Chong hingga saat ini masih dilakukan dan pihak berwenang telah meminta semua individu yang terlibat untuk menyerah.

BACA JUGA: Sang CEO Jadi Buronan Narkotika, Bagaimana Nasib BREN Esports?


Diamond MLBB Murah


Akui Tidak Bersalah

CEO BREN Esports

Setelah mengejutkan banyak pihak, Bren akhirnya memberikan klarifikasi di Twitter bahwa dia dengan tegas menyangkal semua klaim yang dapat menghancurkan namanya.

“Saya menulis utas twitter ini untuk dengan tegas menyangkal klaim ini yang dapat menghancurkan nama baik yang telah saya rawat selama bertahun-tahun,” tutur Bren melalui Twitternya.

Selain itu, ia juga menuturkan apabila dirinya bukan hanya penggiat Esports biasa di Filipina.

“Saya bukan hanya bagian dari komunitas Esports tetapi pada kenyataannya, saya adalah orang yang jauh lebih luas dari hanya itu, saya seorang Angel Investor dan Pengusaha. Saya berinvestasi di perusahaan/startup yang saya yakini memiliki potensi besar atau memulai sendiri,” tambahnya.

Tuduhan tersebut tentunya bukan sembarang tuduhan mengingat Fortuneyield adalah salah satu perusahaan yang terlibat dengan Chong sebagai manajer umum.

Wakil Jaksa Penuntut Senior, Theodore Villanueva, mengatakan bahwa ada kemungkinan penyebab untuk mengajukan dakwaan penyelundupan terhadap Chong karena perannya sebagai manajer umum Fortuneyield, itulah sebabnya surat perintah penangkapan keluar untuk Bren.

Dugaan awal menunjukkan bahwa Fortuneyield membayar biaya pengiriman dan kontainer yang ditahan.

“Tidak mungkin pembayaran dalam jumlah yang signifikan ini dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan manajer umum.” tutur Villanueva.

Hingga saat ini CEO Bren Esports sendiri masih menjadi daftar buron kepolisian Filipina dan tidak menutup kemungkinan tim miliknya akan terkena imbas dari hal tersebut.

BACA JUGA: Trio M1 pamit, ini alasan Rekt, Luminaire, Wann tinggalkan EVOS Legends!

Jangan lupa kunjungi SPIN Website untuk update terbaru lainnya, dan ikuti Instagram dan Youtube kita.

Aditya Pratama (Adityapr)
Penggemar berat game bergenre MOBA yang mampu bermain di segala posisi dengan hampir sama baiknya.

Artikel Pilihan

Artikel Terbaru