Clippers sedang berusaha meng wujudkan harapan mereka dengan menjadi salah satu tim yang bersaing dalam tiga besar di Western Conference. Namun, beberapa orang meremehkan harapan karena mereka berada posisi ke empat klasemen Western Conference. Maka dari itu ini hal yang harus dilakukan Clippers agar bisa memenangkan NBA Championship.

Pada musim ini ada musim sangat berbeda dibandingkan dengan musim sebelum-sebelumnya, yaitu banyak tim-tim nya yang musim lalu menjadi bertambah kuat. Bahkan tim-timnya yang musim sebelumnya biasa saja kini bisa menjadi saingan terberat Clippers memenangkan NBA Championship.

Itu seperti tim Milwaukee Bucks, Miami Heat dan Dallas Mavericks yang dapat mengancam harapan Clippers memenangkan NBA Championship musim ini. Tak hanya itu persaingan LA juga terus memanas ketika Lakers begitu konsisten berada di posisi atas Western Conference. Jadi apa yang bisa dilakukan tim Clippers untuk meningkatkan peluang mereka merebut trofi Larry O’Brien?

Ini adalah beberapa hal yang harus dilakukan Clippers :

1. Pemain Yang Sehat

Siapa yang tidak tahu masalah Clippers yang satu ini yaitu ‘load management’, mereka sudah menggunakannya pada saat baru-baru dimulai musim ini. Itu mereka pergunakan untuk mengistirahatkan Kawhi Leonard yang musim lalu bermain dengan habis-habis di Toronto.

Itu dikarenakan Clippers yang ingin mempersiapkannya untuk bermain selama Playoff nanti. Dengan begitu Paul George adalah pemain yang harus terkena imbasnya dari rencana ini, tetapi tetap saja tim terus memenangkan pertandingan dengan dua Superstar mereka yang bergiliran beristirahat.

Ini harus dilakukan untuk memastikan istirahat yang cukup juga diberikan kesempatan untuk para pemain bench memimpin NBA sejauh ini. Montrezl Harrel, Landry Shamet, Lou Williams dan Patrick Patterson juga harus menerima bagian istirahat, maintenance, dan menit yang adil sehingga para benchnya tetap kuat untuk Playoff.

2. Starting Line-up

Hingga saat ini, NBA belum melihat starting line-up tetap dari Clippers. Yang menyulitkan, kedua Superstar tidak selalu terlihat bersama dalam permainan mereka. Bahkan munculnya berita bahwa kedua Superstar ini memiliki latihan minimal bersama dalam upaya untuk membatasi aktivitas mereka dan membantu pemulihan bahu Paul George dan kaki Kawhi Leonard. 

Namun, apa boleh buat ini adalah keputusan dari staf kepelatihan Doc Rivers yang mencoba membuat Clippers lebih baik. Kalian dapat menyarankan agar Clippers berusaha mempersulit lawan dengan menganalisis scouting reports mereka di tim ini. Apapun saran itu Clippers harus menjaga suspense yang masuk ke line-up agar selalu membantu ketika datang ke momen playoff. Oleh karena itu, Clippers harus menjaga ini.

3. Kurangnya Profile Communication

Jika musim lalu adalah sebuah pelajaran untuk Los Angeles Clippers, berarti kini Clippers harus memperbaiki semua cara bermainnya dan harus belajar dari aksi publisitas Lakers yang buruk saat bersama Magic Johnson yang secara terbuka menyatakan setiap langkah yang ingin dilakukan oleh front office Lakers.

Itu bisa menjadi sebuah bumerang untuk timnya sendiri, dengan mendapat sebuah peringatan yang bentuk denda. Dengan memiliki Hall of Famer Jerry West sebagai penasihat mereka, Clippers pasti tahu pentingnya dalam ‘importance of quiet deliberation’ serta kerahasiaan dalam komunikasi dengan pihak luar.

Jika basketball operations mereka terus begini dan bagaimana mereka menjaga Kawhi Leonard dan Paul George, Clippers memiliki peluang yang bagus untuk membuat kesepakatan yang lebih baik untuk meningkatkan peluang mereka dalam membuat langkah yang kuat di babak playoff.

4. Melakukan Trade Untuk Mendapatkan ‘Elite Shooter’

Tim-tim seperti Los Angeles Lakers, Milwaukee Bucks dan Miami Heat memiliki shooter yang memiliki performa yang cukup baik, terutama selama rotasi melawan berbagai tim playoff.

Jika kita membicarakan shooter yang cukup bagus, ada tiga kandidat pemain untuk Clippers seperti Joe Harris dari Brooklyn Nets, Darren Collison, Doug McDermott dari Indiana Pacers, Davis Bertans dari Washington Wizards dan Marcus Morris dari New York Knicks. Mereka adalah target besar untuk Clippers jika tersedia.

Doug McDermott adalah pemain yang berada di peringkat ke-4 di NBA dengan 45,5% dalam 4 three-pointer attempts per game. Sedangkan Joe Harris dan Davis Bertans adalah seorang ‘top shooters’ dengan volume three-pointer yang tinggi yaitu Joe di 6,2 dan Davis di 8,6. Jika dalam akurasi Joe di urutan ke-9 dengan 42,7% dan Davis di urutan ke-7 dengan 43,4%.

Terlebih lagi bahwa keduanya adalah pemain yang memiliki kontrak dengan di kisaran tujuh juta dollar. Selanjutnya, giliran Marcus Morris adalah kandidat pilihan alternatif dengan akurasi 45,4% yang duduk di urutan ke-5 di NBA dengan 5,8 three-pointer attempts per game. 

Tetapi kontraknya lebih besar yaitu 15 juta dollar, sedangkan Darren Collison akan menjadi pemain yang bebas kemana saja karena ia telah menyatakan bahwa ia akan kembali ke NBA setelah satu tahun pensiun. Jika Clippers dapat mendatangkan salah satu dari tiga pointer spesialis yang diinginkan tim-tim lain, mereka secara efektif menggagalkan rencana lawan dan  mereka bisa memperkuat tim Clippers sendiri.

5. Technical Fouls Dan Ejections

Spinners ingat tidak ketika pemain seperti Kendrick Perkins, Rajon Rondo atau role players berada di bawah saat playoff yang mendapatkan technical fouls dan ejections? Bahkan sang pelatih sendiri menerima satu atau dua pelanggaran atau denda.

Musim ini, sebagian besar daftar Clippers berada dalam daftar wasit yang baik. Tidak ada yang memimpin liga dalam technical fouls atau terlibat dalam perselisihan yang tidak perlu. Berbeda dengan Championship Golden State Warriors dan Chicago Bulls, yang memiliki pemain yang sering membuat para wasit resah seperti Draymond Green dan Dennis Rodman.

Sedangkan Clippers hanya memainkan defense dengan cerdas. Karena itu, kita semua tahu Patrick Beverley adalah orang yang tepat untuk Clippers ketika tim perlu berbicara beberapa masalah dan membuat bintang lawan mendapat masalah. Musim ini, Patrick sudah berada di zona bahaya karena ia berada di peringkat ke-5 dalam total technical fouls di 6 dan peringkat ke-7 dalam technical fouls per game di 0,21.

Jika Clippers masih ingin mempekerjakan spesialis defensive ini dalam starting role dan key assignments mereka, Clippers lebih baik menemukan cara untuk mengajar Patrick Beverley untuk menahan dirinya. Jika tidak, Clippers dalam bahaya kehilangan Patrick karena ejections dan fouls.

Mereka juga akan menghadapi kekosongan besar pada peran point guard, Clippers sudah tampak seperti raksasa playoff jika dengan tindakan pencegahan ekstra yang disebutkan di atas. Peluang mereka untuk memenangkan semuanya pasti akan meningkat. Yang tersisa hanyalah Clippers untuk mengambil tindakan proaktif sekarang untuk mengamankan keuntungan itu.

Share to your friends