Bookmark(0)

Seperti yang kita ketahui sebelumnya Sea Games 2019 akan dimulai sebentar lagi, tepatnya pada akhir november nanti. Dalam Sea Games tahun ini, cabang pertandingan yang paling menjadi pusat perhatian adalah Mobile Legends. Lalu siapakah lawan sulit yang akan dihadapi timnas Mobile Legends Indonesia di ajang Sea Games 2019 mendatang?

Sebelumnya, meskipun masih memiliki jeda yang cukup lama namun para peserta Sea Games 2019 di Filipina nanti sudah menyiapkan timnya dari sekarang. Termasuk Indonesia yang sudah menyiapkan para staf untuk menghadapi Sea Games 2019 mendatang.

sumber : indoesports.com

Cabang game yang paling diperhatikan yaitu Mobile Legends, karena ini pertama kalinya Mobile Legends atau game-game eSports lainnya dipertandingkan di salah satu event terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Indonesia sudah menunjuk siapa pelatih dan asisten pelatih yang akan bertanggung jawab menjadi suksesnya Indonesia di ajang tersebut, dia adalah Jeremy Yulianto yang ditetapkan sebagai pelatih dan Afrindo Valentino atau G yang menjadi asisten pelatihnya.

Lalu untuk peserta masih belum ditentukan, karena masih dalam tahap proses dari 40 pemain menjadi 10 pemain terbaik yang terpilih untuk event tersebut. Mengenai lawan sulit yang akan dihadapi Indonesia di ajang tersebut. Ryan KB dan Volva selaku bagian dari tim panja timnas Mobile Legends mengatakan bahwa Vietnam dan Filipina lah lawan yang paling sulit.

Hal ini mereka sampaikan pada saat konferensi pers saat penunjukkan pelatih dan asisten pelatih beberapa waktu lalu, seperti yang dapat kalian lihat di link ini.

sumber : esports.id

Namun menurut SPIN, lawan sulit yang akan dihadapi oleh timnas Mobile Legends Indonesia dalam event tersebut adalah Singapura karena mereka mempunyai banyak pemain hebat yang berhasil menduduki leaderboard tertinggi Mobile Legends season ini dan sebelumnya.

Namun tentu saja untuk memenangkan pertandingan dibutuhkan kerjasama yang sangat baik, dan bukan ditentukan oleh seorang pemain saja. Lalu apakah timnas Mobile Legends Indonesia bisa memenangkan event terbesar se-Asia Tenggara tersebut.