Bookmark(0)

Salah pemain superstar yang didapat oleh Boston Celtics yaitu Kemba Walker, mengatakan bahwa meninggalkan tim lamanya yaitu Hornets adalah salah satu keputusan yang sangat sulit sekali.  

Sebelum Walker bergabung dengan Celtics, ia sempat dikabarkan sedang diincar oleh beberapa tim di antaranya ada New York Knicks, Dallas Mavericks dan Los Angeles Lakers. Namun, semua itu hanyalah menjadi rumor karena faktanya Walker memilih untuk bergabung dengan Boston Celtics.

ESPN melaporkan bahwa Walker menyetujui kesepakatan kontrak maksimal yang ditawari Celtics untuk empat tahun senilai $ 141 juta, tetapi Walker mengatakan pada hari Rabu bahwa ia terpaksa meninggalkan Charlotte Hornets dikarenakan memiliki alasan.

Photo via : thebiglead.

Berhentinya diskusi antara Hornets dengan Walker yang berganti ke Celtics itu dikarenakan, dia mengatakan kepada The Athletic bahwa Hornets tidak bisa mendapatkan tawaran yang dia inginkan.

 

Padahal Walker sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan kontrak supermax dari Hornets senilai $ 221,3 juta selama lima tahun. Namun, pada hari Rabu Walker harus meninggalkan Charlotte Hornets.

“Menurut saya itu adalah hari tersulit bagi saya, bahkan saya tidak bisa berbohong,” kata Kemba Walker kepada The Athletic, “Meninggalkan Hornets adalah salah satu keputusan yang sangat sulit sekali..”

Walker selalu menjadi perbandingan dengan mantan pemain superstar Celtics yang pergi ke Brooklyn Nets yaitu Kyrie Irving tetapi dia hanya mengatakan “Saya tidak peduli itu karena yang saya harus adalah harus menjadi  lebih baik dari Kyrie tahun lalu,” katanya.

 

Tak hanya itu Walker memberi tahu Charania bahwa kemungkinan dia sudah siap untuk membawa Celtics ke babak playoff musim depan dengan mengatakan “ Tahun ini saya sangat bersemangat dan memiliki harapan yang besar dengan tim ini.” 

Saat ini Walker berada di kamp tim nasional mempersiapkan FIBA World Cup 2019 yang akan diadakan di China. Dia juga bersama rekan setim baru Jayson Tatum, Jaylen Brown dan Marcus Smart. Disana mereka bisa berlatih dan menyatukan chemistry sebelum bermain di Boston.