Bookmark(0)

Setiap tim pastinya memiliki pemain center yang biasanya adalah pemain tertinggi di dalam tim tersebut, Nikola Jokic dan Joel Embiid merupakan kedua pemain center terbaik di NBA saat ini.

Nikola Jokic merupakan pemain center di Western Conference yaitu tim Denver Nuggets, sedangkan Joel Embiid merupakan pemain center di Eastern Conference untuk tim Philadelphia 76ers.

Kini SPIN akan menilai 2 pemain itu dari beberapa sisi yang kalian bisa nilai siapakah pemain center terbaik di NBA :

1. Statistik

Jokic yang berusia 24 tahun itu terlihat memiliki performa yang bagus, tetapi apakah dia pemain center terbaik di NBA saat ini? Meskipun dirinya All-NBA First Team pada musim ini, ada sebuah polling tahun 2018-19 yang membuat Embiid juga bisa menjadi center terbaik.

Sedangkan ini, merupakan polling jumlah dua big men selama mereka bermain di tiga musim terakhir :

Dalam perbandingan itu Embiid lebih unggul daripada Jokic, tetapi jika dari segi statistik Jokic yang lebih unggul di sana. Dalam tiga musim itu Jokic mampu mencatatkan rata-rata 22,0 points, 8,0 rebounds, 6,0 assists, 1,3 steals, 0,3 blocks.

Sedangkan Embiid hanya mampu mencatatkan rata-rata 19,3 points, 10,3 rebounds, 2,7 assists, 1,3 steals, 3,0 blocks, dan percentage shootnya 35,7 % dari lapangan dan 9,1% dari 3 points.

2. Scoring

Embiid di musim NBA kedua nya, mencetak rata-rata 27.5 points (ke lima di NBA), 13.6 rebounds (kedua), 3.7 assists, 0.7 steals, and 1.9 blocks (keenam)  dari 64 games dan shootingnya 48.4 FG% / 30.0 3PT% / 80.4 FT%. Embiid mencetak 522 free-throws dan itu adalah kedua terbanyak di NBA, pertama adalah James Harden. 

Jokic di musim keempatnya, mencetak rata-rata 20.2 points, 10.8 rebounds, 7.4 assists (kesembilan di NBA), 1.3 steals, 0.7 blocks dari 78 games dan shootingnya 51.3 FG% / 31.2 3PT% / 82.5 FT%.  

3. Defense

Defense Jokic tidak begitu buruk walaupun dirinya tidak gesit dalam bermain di garis defense, tetapi dia pintar dalam tipu daya permainan tangan yang begitu cepat. Namun, Jokic menjadi urutan kelima dalam all-time dalam career steal percentage.

Sedangkan Embiid runner up dalam voting Defensive Player of the Year pada 2018. Dia berada di urutan keempat pada musim ini. Selama tiga musim di NBA, Embiid sudah 2 kali masuk ke All-NBA Defensive team.

 

Embiid memang lebih bagus dari segi defense nya. Dia lebih terkenal skill defense nya sejak dari perguruan tinggi. Jokic lebih bergantung pada rekan nya setim sewaktu timnya defend. Meskipun saat dia bermain, dia tidak membuat defense Nuggets memburuk tapi dia juga tidak meningkatkan defense Nuggets.

4. Daya Tahan

Embiid pernah melewatkan dua musim penuh setelah direkrut. Kemudian, saat dirinya bermain sebagai rookie, ia tampil hanya dalam 31 pertandingan. Embiid juga hanya bermain 63 dan 64 penampilan pada dua musim terakhirnya. Dari 410 reguler games sejak dia di draft oleh 76ers, dia hanya bermain 38.5% dari games itu. Jokic sudah bermain 93.9% dari semua games Nuggets. 

Meskipun penilaian ini dianggap kurang adil untuk menyalahkan pemain yang mengalami cedera, tidak ada salahnya memberi pujian kepada pemain yang bisa menghindarinya. Sedangkan Jokic telah bermain untuk Nuggets selama empat tahun terakhir.

Kita semua berharap Embiid bisa tetap sehat kedepannya karena dia adalah pemain yang sangat spesial dan penting untuk 76ers. 

5. Penghargaan

Nikola Jokic hanya sekali terpilih menjadi All-Star dan sekali masuk ke All-NBA First Team. Kita juga mesti ingat bahwa Nuggets bermain di Western Conference yang jauh lebih sudah di banding Eastern Conference. Sedangkan Joel Embiid sudah terpilih dua kali menjadi All-Star, dua kali All-Defensive Team dan dua kali All-NBA Second Team dalam 3 musim. 

Disini kita bisa menilai bahwa Jokic bisa masuk ke All-NBA First Team dan All-Star di Western Conference adalah penghargaan yang lebih baik daripada Embiid di dua kali All-Star di Eastern Conference dan dua kali All-NBA Second Team.

Tapi banyak orang melihat penghargaan Embiid jauh lebih banyak daripada Jokic dan mereka menilai Embiid lebih baik daripada Jokic. 

Menurut spinners Jokic atau Embiid lebih unggul dalam segi penghargaan??

6. Playoffs

Musim lalu Jokic memasuki playoffs untuk pertama kalinya. Di 14 playoff games, dia mencetak rata-rata 25.1 points, 13 rebounds, 8.4 assists, 1.1 steals dan 0.9 blocks per game. Dia juga memiliki persentase field goal 50.6%.

Embiid sendiri di 11 playoff games, mencetak rata-rata 20.2 points, 10.5 rebounds, 3.4 assists, 0.7 steals dan 2.3 blocks per game. Embiid memiliki persentase field goal 42.8%.

Kelihatannya sih di masa krusial seperti playoffs, Jokic lebih unggul dibanding Embiid. Dan kita semua harus ingat bahwa Western Conference lebih kompetitif dibanding Eastern Conference.

Menurut kita di Spin, Jokic dan Embiid adalah center terbaik di NBA saat ini. Kalau Spinners sendiri, kalau boleh pilih satu center untuk di tim anda, kalian bakal milih siapa nih??