Salah satu pemain profesional Dota 2 asal Indonesia yaitu Randy Muhammad “Dreamocel” Sapoetra merupakan salah satu pemain yang paling mendapatkan berbagai gelar turnamen nasional maupun internasional. Selain itu sejauh ini hanya ada nama Boom eSports sebagai tim yang dibela dalam kurun waktu yang cukup lama.

Beberapa kali pemain yang satu ini hampir membawa timnya tersebut untuk bermain di ajang The International disetiap kesempatan berbeda, namun sayang harapan tersebut harus sirna karena tim lainnya jauh diatas mereka dalam hal performa. 

Dreamocel sendiri sudah bisa dibilang sebagai salah satu Legends dalam pro scene Dota 2 di Indonesia. Hal ini bisa kita lihat raihan trofi nasional yang telah dia raih selama karirnya di pro scene Dota 2 Indonesia. Namun terlepas dari itu semua Dreamocel tetap setia menjadi pro player Dota 2 di Indonesia meskipun saat ini scene Dota 2 sudah mulai menurun perlahan-lahan.

sumber : revivaltv.id

Sudah banyak pemain profesional Dota 2 yang akhirnya banting stir menjadi pro player game lain, sebut saja R7 yang saat ini menjadi pro player Mobile Legends milik tim RRQ, Acil yang saat ini menjabat sebagai pelatih Mobile Legends Flash Wolves, dan masih banyak yang lainnya.

Selain itu regional Asia Tenggara yang terkenal sangat sengit persaingannya, menjadi salah satu alasan dari banyaknya pro player Dota 2 yang memutuskan pindah ke game lain. Berbeda dengan Dreamocel yang sampai saat ini setia bertahan memainkan game Dota 2 untuk mewujudkan impiannya bermain di The International.

Pemain yang satu ini juga memberikan komentarnya mengenai regional Asia Dota 2 yang mana saat ini masih dikuasai oleh dua tim raksasa yaitu Fnatic dan TNC Predator. Namun terlebih lagi Dreamocel juga menyebut bahwa untuk tempat ketiga sebagai tim terbaik di regional Asia Tenggara ini masih bisa berubah-ubah. Artinya dia masih memiliki kesempatan untuk membawa Boom eSports menjadi tim yang terbaik di regional Asia Tenggara ini, hal ini dia katakan langsung kepada pihak One eSports beberapa waktu yang lalu.

Bagaimana tanggapan kalian spinners, apakah Dreamocel mampu membawa Boom eSports menjadi tim terbaik di regional Asia Tenggara ini? Jangan lupa stay terus di website kita, untuk dapetin berita seputar eSports terupdate!