Sopir Kereta Di Jepang Di Potong Gaji Karena Telat 2 Menit

Sopir Kereta Di Jepang Di Potong Gaji Karena Telat 2 Menit

Jepang menjadi salah satu negara dengan tingkat disiplin sangat tinggi, hal tersebut yang menjadikan negara tersebut cukup disegani. Namun kejadian nahas menimpa salah satu sopir kereta yang bekerja di West Japan Railway Co (JR West).

Mengutip SoraNews24, pengemudi dijadwalkan untuk melakukan perjalanan dengan kereta kosong di depot Stasiun Okayama pada pagi hari 18Juni tahun lalu.

Saat kereta tiba, sang sopir berada di peron yang salah. Saat sopir menyadari akan hal itu, akhirnya ia pergi menuju peron yang benar dan bertemu dengan sopir lainnya.
Kesalahan tersebut membuat keterlambatan satu menit, serta ia juga terlambat satu menit di dalam depot pergudangan kereta.

Dengan kejadian tersebut, perusahaan kereta api awalnya memotong 85 yen (Rp 10,500), Namun ternyata, sang sopir tidak terima akan pemotongan gaji tersebut.

Sang sopir  melayangkan tuntutan ganti rugi sebesar 2,2 juta Yen(sekitar Rp275 juta) kepada JR West di Pengadilan Tinggi Okayama. Lalu pihak perusahaan memutuskan untuk mengurangi waktu tunda menjadi satu menit dengan pemotongan gaji menjadi 56 Yen (sekitar Rp 7000).

Sang sopir mengungkapkan bahwa kesalahan kecilnya itu tidak menganggu jadwal kereta dan tidak menyebabkan kerusakan apapun pada perusahaan.

“Semua orang membuat kesalahan. Akan tetapi, pemotongan upah ini tidak boleh dilakukan kecuali menyebabkan masalah besar. Jika ini dianggap normal, pemotongan upah karena kesalahan kecil lain akan menyebar ke industri lain juga,” kata si sopir.

Namun disisi lain, perusahaan JR West tetap bersikeras dengan prinsip yang ia miliki “tidak bekerja, tidak dibayar”. Kesalahan sekecil apapun yang dilakukan, bisa berakibat pemotongan gaji, baik kasus keterlambatan maupun kehadiran.

Untuk berita menarik lain nya bisa check disini ya!

Artikel Terbaru