SMAS Bunda Mulia resmi dinobatkan sebagai Juara Nasional GOGOGO School Championship (GSC) setelah menuntaskan laga Grand Final Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tingkat SMA/sederajat yang digelar secara offline di Jakarta pada Minggu (8/2/2026). Kemenangan ini menjadi penutup dari sebuah kompetisi nasional yang diikuti oleh ribuan pelajar dan sekolah dari seluruh Indonesia, sekaligus menandai puncak perjalanan para siswa tampil di panggung esports terbesar tingkat nasional.
Diselenggarakan oleh GOGOGO.id, platform top-up game di Indonesia yang menyediakan layanan pembelian voucher dan item in-game yang aman, cepat, dan terjangkau, ini merupakan kompetisi MLBB berskala nasional yang dirancang untuk membuka akses setara bagi pelajar dari berbagai latar belakang sekolah dan daerah dengan total hadiah hingga Rp100 juta. Dimulai dari tahap kualifikasi nasional yang dilakukan secara daring hingga babak final di Jakarta, GSC memberikan kesempatan bagi pelajar seluruh penjuru Indonesia untuk berkompetisi secara adil, membawa nama sekolah dan daerah mereka ke level nasional.
“Sejak awal, GSC kami rancang sebagai wadah yang inklusif bagi pelajar dari seluruh Indonesia,” ujar Rizqi Eka Maulana, Head of Gaming Business GOGOGO. “Dengan format yang memungkinkan partisipasi luas, kami ingin GSC menjadi batu loncatan awal bagi pelajar yang memiliki minat dan potensi di dunia esports, sekaligus ruang untuk membangun sportivitas dan kebanggaan terhadap sekolah.”

Empat Finalis Nasional, Satu Juara
Babak puncak GSC mempertemukan empat sekolah terbaik dari berbagai daerah, yakni SMA Negeri 1 Negara (Bali), SMKN 6 Jakarta, SMAN 8 Banjarmasin, dan SMAS Bunda Mulia Jakarta. Setelah melalui pertandingan yang kompetitif, SMAS Bunda Mulia keluar sebagai juara nasional dengan catatan tak terkalahkan sejak babak penyisihan awal.
Sebagai juara, tim SMAS Bunda Mulia berhak membawa pulang uang tunai Rp20 juta, voucher GOGOGO untuk enam orang selama satu tahun senilai Rp8 juta, serta kesempatan coaching bersama tim esports profesional. Bagi para pemain, kemenangan ini terasa semakin istimewa karena menjadi kesempatan terakhir sebelum mereka menyelesaikan masa sekolah.
“Kami ikut GSC karena ini turnamen terbesar untuk pelajar. Persiapannya tidak berlebihan, yang penting menjaga mood dan kekompakan tim. Bisa bermain di panggung nasional bersama teman-teman sekolah adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” ujar Christopher, Captain SMAS Bunda Mulia.
Membawa Nama Sekolah dan Daerah ke Level Nasional
GSC juga menjadi panggung pembuktian bagi pelajar dari luar kota besar. Tim SMA Negeri 1 Negara, Bali, tepatnya di daerah Jembrana, mengaku bangga dapat membawa nama sekolah dan daerah mereka hingga babak final nasional.
“Datang dari Bali ke Jakarta untuk bertanding di depan penonton adalah pengalaman luar biasa. Kami belajar disiplin latihan, menjaga kekompakan, dan bertanding dengan membawa nama baik sekolah,” ujar Gus, Captain SMA Negeri 1 Negara.
Kehadiran finalis dari berbagai daerah seperti Bali dan Banjarmasin menunjukkan bagaimana GSC menjangkau pelajar dari beragam wilayah, sekaligus mencerminkan akses inklusif esports di Indonesia.
Langkah Awal Menuju Ekosistem Esports Profesional
Selain menjadi ajang kompetisi, GSC juga dirancang sebagai pintu masuk awal menuju ekosistem esports profesional. Kehadiran pelatih esports profesional yang melakukan scouting sejak babak Nation Qualifier memberikan pengalaman berharga bagi peserta, yang tak hanya diuji secara teknis, tetapi juga mental saat bertanding langsung di hadapan penonton.
Hansen, pengamat industry e-sports dan content creator mengatakan, “Walaupun masih berstatus pelajar, kualitas permainan para peserta sangat kompetitif. GSC menjadi ruang yang baik untuk mengasah kemampuan dan menemukan talenta muda yang serius ingin menekuni dunia esports. Konsistensi dan disiplin menjadi kunci.”
Branz, salah satu pro player Mobile Legend mengatakan, “Saya jarang melihat turnamen yang secara khusus mewadahi pelajar SMA dengan cakupan nasional seperti GSC. Saat hadir, saya kagum melihat kemampuan dan potensi besar anak-anak SMA saat ini untuk berkembang menjadi pro player. Persaingan ke depan tentu semakin luas, sehingga konsistensi latihan, kemauan belajar, dan rajin menonton turnamen untuk evaluasi permainan menjadi kunci. Saya berharap GOGOGO School Championship bisa terus berlanjut, karena ajang ini sangat penting untuk regenerasi pro player dan membuka jalan bagi talenta muda Indonesia menuju level profesional.”
GOGOGO School Championship merupakan kompetisi MLBB tingkat SMA/sederajat yang telah berlisensi resmi dari Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI). Lebih dari sekadar turnamen, GSC menjadi ruang prestasi bagi pelajar untuk membangun mental kompetisi, memperluas pengalaman, serta membanggakan almamater di panggung nasional.
Jangan lupa kunjungi SPIN Website untuk update terbaru lainnya, ikuti Instagram dan Youtube kita ya spinners.

