Elhaya berikan tips atau ciri-ciri Organisasi Esports yang Baik saat ini, agar kita semua bisa menilai dengan tepat. Sebelumnya saat ini perkembangan ekosistem Free Fire di Indonesia semakin tahun semakin bertumbuh dengan baik. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya organisasi esports yang membuka divisi Free Fire karena ada banyak turnamen Free Fire yang dselenggarakan di Indonesia.

Bahkan turnamen-turnamen yang hadir di Indonesia ini bukanlah turnamen sembarangan. Di antaranya adalah Free Fire Indonsia Master dan Free Fire Master League yang banyak menghadirkan organisasi esports papan atas di Indonesia.

Dengan banyaknya turnamen-turnamen yang hadir di Indonesia, ditambah banyaknya pemain Free Fire Indonesia, maka tidak heran bahwa pemain Free Fire mencoba peruntungan dengan cara menjadi pemain profesional Free Fire dan bergabung ke organisasi Esports. Sayangnya tidak sedikit juga yang memanfaatkan momen ini untuk membuat organisasi esports abal-abal.

Sadar bahwa masalah ini tidak bisa dianggap remeh, Elhaya berikan tips untuk mengetahui ciri organisasi esports abal-abal. Elhaya berikan tips itu di akun YouTube pribadinya, yang mana ada beberapa poin untuk mengetahui ciri organisasi esports yang baik, sehingga tidak terjebak dengan organisasi esports abal-abal, yaitu:

1. Organisasi Esports Harus Berbadan Hukum/Usaha

  

Sumber: Elhaya Gaming

Untuk ciri yang pertama, Elhaya mengatakan bahwa dasarnya organisasi esports itu haruslah berbadan hukum atau usaha, karena hal ini menunjukan bahwa organisasi esports itu profesional.

Selain itu, jika organisasi esports sudah berbadan hukum atau usaha maka organisasi esports itu sudah sah dan legal untuk terjun ke dunia esports.

BACA JUGA: Hasil PMPL SEA 2020 Hari Pertama!

2. Mempunyai Kontrak yang Jelas

Sumber: Elhaya Gaming

Ciri organisasi esports yang benar kedua adalah organisasi esports itu menawarkan kontrak kerja yang jelas kepada pemain yang direkrut untuk berkerjasama secara jelas seperti durasi kerjasama dan gaji.

Dalam kontrak juga harus disertakan hak dan tanggung jawab dari pemain serta organisasi esports, yang harus ada perjanjian hitam di atas putih untuk kedua belah pihak.

3. Memberikan Infrastruktur

Sumber: Elhaya Gaming

Terakhir adalah organisasi esports harusnya memberikan fasilitas (infrastruktur) kepada para pemainnya. Ada beberapa fasilitas yang diberikan oleh organisasi esports yaitu gaming house, jaringan internet, biaya akomodasi dan transportasi ataupun lainnya.

Tentunya fasilitas yang diberikan ini juga harus tertulis di kontrak agar pemain juga mengetahui apa saja hal-hal yang diperoleh.

Selain memberikan ciri-ciri organisasi esports yang benar Elhaya juga memberikan tips agar bisa direkrut oleh organisasi esports, yaitu:

  1. Bukan kita sebagai pemain yang mencari esports tapi esports yang mencari dan menghubungi pemain.
  2. Perbanyak prestasi di turnamen baik itu online maupun offline.
  3. Bangun relasi dengan komunitas dan pemain yang sudah masuk ke industri esports.

Itulah ciri-ciri organisasi esports yang baik dan benar spinners, jadi jika ingin terjun ke ranah esports, pastikan untuk mengetahui seluk beluk organisasi esports itu ya! Jangan lupa kunjungi terus website kita, untuk dapetin berita seputar eSports terupdate!

Share to your friends