Nama Jonathan “Emperor” Liandi sudah tidak asing lagi di telinga komunitas Mobile Legends Indonesia. Emperor memulai karirnya menjadi atlet esports Mobile Legends bersama Bigetron dan berhasil mengikuti Mobile Legends Premier League (MPL) Season 1.

Emperor berhasil tampil memukai dalam ajang Mobile Legends tahunan terbesar di Indonesia tersebut dan berlabuh ke EVOS Esports setelah menerima ajakan Eko “Oura” Julianto. Dirinya berhasil tampil baik di EVOS Esports dan membawa EVOS menjadi runner-up MPL Season 2.

Kini Emperor memutuskan untuk tidak menjadi atlet esports dan fokus menjadi streamer serta menjadi Brand Ambassador EVOS. Akan tetapi pengalaman menjadi atlet esports Mobile Legends sudah tidak diragukan lagi. Dirinya pun membagikan tips menjadi atlet esports ketika diwawancarai oleh IDN Times.

Sumber: Kincir.com

Yang pertama, Emperor mengatakan harus mulai dari hal yang kamu senangi. “Dulu sebenarnya nggak kepikiran sama sekali untuk bisa join ke esports, sampai akhirnya nyobain main Mobile Legends. Dari situ baru tertarik untuk main lebih giat lagi dan pengin jadi pro player,” cerita Emperor dalam mengawali perjalanan kariernya.

Kedua, Emperor mengatakan bahwa harus bekerja keras untuk mencapai apa yang diinginkan. dia juga menjelaskan bahwa dirinya sempat berlatih 16 jam seharinya karena ingin mengasah kemampuannya.

Dia bahkan dengan jelas mengatakan bahwa dengan bekerja keras, maka orang tersebut bisa mengalahkan pemain yang mempunyai bakat. “Menurut saya, kerja keras adalah segalanya. Bakat tanpa kerja keras akan sia-sia,” komentar pria yang saat ini menginjak umur 23 tahun ini.

BACA JUGA: Gantikan MSI 2020, Riot Games Siapkan Showmatch!

Sumber: Esports.id

Selanjutnya, Emperor mengatakan bahwa kemampuan untuk bekerjasama sebagai tim merupakan hal yang utama harus dilatih sebelum kemampuan individual.

“Dua-duanya harus seimbang. Tetapi kalau disuruh pilih salah satu, kemampuan kerja sama tim lebih penting ketimbang individu,” ucap Emperor.

Dia juga mengingatkan bahwa tidak perlu pusing mengenai masalah hardware (smartphone). Untuk memulai pakailah apa yang kamu punya.

“Untuk permulaan mungkin tidak terlalu penting ya. Cuman kalo memang sudah ke arah yang lebih serius, sangat penting memiliki device yang memadai,” jelasnya.

Visi misi yang jelas dalam berkarir di esports juga menjadi elemen penting menurut Emperor. Karena orang yang mempunyai visi misi akan menetapkan tujuannya. “Kamu harus memiliki visi dan misi yang jelas. Jadi bukan hanya sekadar bermain saja, tapi memang harus ada tujuannya,” terangnya.

Terakhir, Dia mengingatkan bahwa ketika sudah menjadi atlet esports maka harus siap menerima semua konsekuensinya. Salah satunya adalah susahnya mengatur waktu untuk real life.

Itulah tips menjadi atlet esports dari Emperor. Jangan lupa kunjungi terus website kita, untuk dapetin berita seputar eSports terupdate!

Bagikan ke teman kalian