Analisis komprehensif statistik turnamen Honor of Kings (HOK) sepanjang tahun 2025. Meninjau keberagaman strategi melalui data pilihan hero dan intensitas pertandingan global.
Sepanjang tahun 2025, ekosistem esports Honor of Kings (HOK) telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan secara struktural dan teknis. Berdasarkan data rekam jejak turnamen yang dirilis secara resmi, terlihat fluktuasi statistik yang mencerminkan dinamika strategi di antara para atlet profesional.
BACA JUGA : Kutukan Tuan Rumah PMGC? Ini Alasan Tim Lokal Selalu Gagal Juara
Diversitas Strategi dan Pemilihan Hero

Salah satu indikator utama perkembangan kompetisi ini adalah aspek keberagaman karakter yang digunakan. Pada turnamen yang berlangsung antara 14 hingga 30 November, tercatat sebanyak 83 hero unik telah dipilih (Unique Hero Picked). Angka ini merupakan pencapaian tertinggi dibandingkan periode lainnya, yang menandakan bahwa meta permainan semakin kompetitif dan tidak terpusat pada strategi tunggal. Selain itu, jumlah 69 hero unik yang dilarang (Unique Hero Banned) pada periode yang sama menunjukkan peningkatan kedalaman analisis taktis antar tim.
Volume Pertandingan dan Ketahanan Atlet
Dari aspek volume kompetisi, turnamen Spring yang berlangsung pada 11 April hingga 1 Juni menjadi ajang dengan durasi terpanjang. Tercatat sebanyak 187 gim dimainkan dari total 75 pertandingan. Tingginya frekuensi pertandingan ini menuntut ketahanan fisik serta mental yang luar biasa dari setiap partisipan. Di sisi lain, turnamen KWC pada bulan Juli juga mencatatkan intensitas tinggi dengan 102 gim dalam rentang waktu yang relatif singkat.
Kesimpulan
Data statistik tahun 2025 menegaskan bahwa Honor of Kings telah mencapai kematangan dalam hal variasi taktik dan keterlibatan komunitas internasional. Rekor-rekor yang tercipta sepanjang tahun ini menjadi landasan kuat bagi perkembangan industri olahraga elektronik pada masa mendatang.
Jangan lupa kunjungi SPIN Website untuk update terbaru lainnya, ikuti Instagram dan Youtube kita ya spinners.

