Salah satu pemain profesional Dota 2 terbaik di dunia yaitu Yeik “MidOne” Nai Zheng atau yang kita kenal dengan nama MidOne buka suara mengenai 10 Ribu MMR yang belakangan ini tengah ramai diraih oleh para pemain Dota 2 di seluruh dunia. MidOne yang saat ini bergabung bersama tim OG eSports mengatakan bahwa raihan 10 Ribu MMR yang gencar diraih oleh pemain Dota 2 di seluruh dunia bisa dibilang sia-sia. Mengapa? Kita cari tau jawabannya dibawah! 

Sebelumnya seperti yang kita ketahui bahwa sudah ada lebih dari 10 pemain profesional Dota 2 yang mencatatkan 10 Ribu MMR, dan dua diantaranya adalah pemain asal Indonesia yaitu InYourdreaM dan Mikoto. Karena mudahnya raihan tinggi MMR tersebut yang diraih oleh banyak pemain membuat banyak orang mulai berpikiran bahwa untuk saat ini mencapai 10 Ribu MMR menjadi hal yang biasa saja. Mereka semua terbantu karena seluruh negara menerapkan physical distancing yang mengharuskan orang tetap berada didalam rumah dan tidak boleh berinteraksi dengan orang lain karena wabah virus corona yang belakangan ini tengah ramai. 

Dan salah satu orang yang menganggap 10 Ribu MMR itu adalah hal biasa saja yaitu mantan midlaner Team Secret yang saat ini bermain sebagai offlaner dari OG Esports, MidOne. MidOne sendiri memberikan pendapat nya bahwa 10 Ribu MMR adalah hal biasa saja melalui akun twitter resmi miliknya beberapa waktu lalu.

Dalam cuitan di twitter nya tersebut, MidOne mengatakan bahwa kalau ada pemain yang mencapai 10,000 MMR tapi tidak pernah menjuarai The International, hal tersebut dianggap lucu dan tidak memiliki arti jika seseorang sudah mencapai 10,000 MMR dengan gelar juara The International pernah diraihnya. 

Dan kini hanya satu pemain saja yang dianggap hebat karena mencapai 10 Ribu MMR, dia adalah SumaiL. SumaiL sendiri merupakan satu-satunya pemain yang mencapai 10 Ribu MMR untuk saat ini sekaligus pernah menjuarai The International, tepatnya pada tahun 2015 lalu. SumaiL juga saat ini bermain satu tim dengan MidOne di OG. 

sumber : YouTube

Selain SumaiL, belum ada lagi pemain yang mencapai 10 Ribu MMR sekaligus juara The International, jadi bisa dikatakan kalimat yang dikatakan oleh MidOne sangat benar karena mencapai 10 Ribu MMR, sangat sia-sia jika belum pernah menjuarai TI. Lebih baik berlatih bersama membangun kekompakan lebih baik lagi agar bisa menjuarai TI. 

MidOne sendiri saat ini sedang berada di Malaysia dan tidak ikut serta dengan OG di ESL One Los Angeles karena masalah jaringan yang tidak memungkinkan, ditambah lagi tidak boleh kemanapun karena virus corona yang melanda seluruh dunia. Jangan lupa kunjungi terus website kita, untuk dapetin berita seputar eSports terupdate!