Game VALORANT membuat jumlah pemain CS:GO menurun signifikan! Game bergenre First Person Shooter (FPS) pertama dari Riot Games yaitu VALORANT berhasil meledak ketika resmi dirilis secara global. Tentunya itu sudah diprediksi mengingat pada saat closed beta game ini sudah banyak dinanti-nanti oleh pecinta FPS.

Game VALORANT langsung menjadi momok yang menakutkan bagi game FPS lainnya karena bisa dengan cepat menyaingi game-game yang sudah ada. Salah satunya adalah game CS:GO yang sudah lama hadir dan ekosistem esportsnya sudah sangat baik hingga sekarang.

Tapi kehadiran VALORANT rupanya berimbas kepada CS:GO. Ketika telah rilis secara global, VALORANT membuat jumlah pemain CS:GO menurun signifikan.

sumber: Steam Charts

Melalui Steam Charts, pada bulan Mei 2020 ada jumlah penurunan secara siginifikan. Pada bulan tersebut sudah banyak regional yang mendapatkan kesempatan untuk melakukan beta test seperti di regional Eropa, Amerika Utara, Brasil, dan Korea Selatan.

Pada 30 hari terakhir yang berarti VALORANT sudah resmi rilis secara global, CS:GO tetap mengalami penurunan pemain rata-rata sebesar 20 ribu-an pemain. Tentunya kehadiran VALORANT ini terbukti bisa bersaing dengan game sekaliber CS:GO.

BACA JUGA: Mode Mysterious Jungle PUBG Mobile, dibenci Komunitas Indonesia

sumber: AFK Gaming

Selain itu, dalam platform live streaming seperti Twitch juga berhasil menaikan popularitas VALORANT karena beberapa streamer ternama seperti Shroud menjajal game ini yang membuat antusiasme terhadap game ini melonjak.

Sepertinya Valve harus melakukan sesuatu dengan menambahkan konten yang menarik untuk CS:GO agar para pemain CS:GO tidak berpindah haluan ke VALORANT. Jangan lupa kunjungi terus website kita, untuk dapetin berita seputar eSports terupdate dan ikuti Facebook kita!