PUBG Mobile tetap hasilkan uang mencapai 500 juta USD meskipun telah di banned India.

PUBG Mobile merupakan salah satu game mobile paling popular yang dapat kita temui sekarang ini.

Sejak tahun 2018, game ini selalu meledakkan grafik jumlah download dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2020 ini, PUBG Mobile di banned oleh India dikarenakan konflik yang mereka alami dengan negara China.

Menurut laporan dari Sensor Tower, PUBG Mobile mendapatkan 500 juta USD selama kurang lebih 2 bulan ke belakang dari pengeluaran para pemain.

Jika kalian penasaran, PUBG Mobile sudah mengantongi pendapatan 3.5 Miliyar USD sejak pertama kali dirilis pada tahun 2018.

Di tahun 2020 ini sendiri, PUBG Mobile sudah mempunyai pendapatan sebear 1.6 Miliyar USD, melebihi Free Fire yang memiliki pendapatan 395 juta USD.\

Baca Juga: PUBG Mobile Batal Banned di India?


Sedang ada giveaway contest berhadiah 1 juta rupiah voucher game di dalam aplikasi!


Baca Juga: PUBG MOBILE DI BANNED DI INDIA, Ini Alasannya!

Reaksi Tencent Terhadap PUBG Mobile di Banned

Menurut data dari Sensor Tower, PUBG Mobile memiliki lebih dari 770 juta download pada masa-masa itu, dan India memegang 24% dari total download tersebut, dan di bawahnya ada China dengan 16.4%.

Dengan begitu, PUBG Mobile telah kehilangan 24% dari para pemainnya dalam hitungan detik.

Meski begitu, developer asli dari PUBG Coorporation ( Krafton Game Union) sedang membicarakan tentang kerjasama nya dengan India.

Tencent di India akan mulai kembali bekerja khusus di negaranya sendiri.

PUBG Mobile saat ini tengah mengusahakan agar game mereka lepas dari daftar banned India.

Hal ini dapat kita ketahui langsung dari sebuah postingan dari PUBG Corp, mereka mengatakan bahwa saat ini mereka terus memantau situasi pemblokiran game mereka di India.

Intinya dalam postingan tersebut, PUBG Corporation menyatakan bahwa “PUBG Corporation sangat memahami dan menghormati tindakan yang diambil oleh pemerintah karena privasi dan keamanan data pemain menjadi prioritas utama bagi perusahaan.”

“Ia berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah India untuk menemukan solusi yang akan memungkinkan para gamer untuk sekali lagi terjun ke medan pertempuran sambil sepenuhnya mematuhi hukum dan peraturan India.”

Jangan lupa kunjungi SPIN Website untuk informasi lainnya, dan ikuti akun Instagram dan Youtube kita.