Los Angeles Clippers sangat membutuhkan point guard dan Menurut Stephen A. Smith dari ESPN Kawhi meminta langsung dengan Clippers dan kini ada 3 kandidat point guard terbaik untuk Clippers dan Kawhi.

Tim yang sebelumnya menaruh Patrick Beverley di posisi point guard untuk sebagian besar musim 2019-20, namun itu tampaknya kurang maksimal. 

BACA JUGA : Ternyata Ini Alasan Mengapa Clippers Memecat Doc Rivers

Clippers berada di bawah banyak tekanan offseason ini untuk meningkatkan tim setelah mereka memimpin seri 3-1 ke Denver Nuggets di round kedua playoff 2020 di Walt Disney World.

Berikut ini adalah tiga kandidat point guard untuk Clippers :

1. DJ Augustin – Orlando Magic

DJ Augustin akan menjadi free agent tidak terbatas pada musim ini. Dia juga pernah bermain dengan Paul George di Indiana Pacers pada 2012-13, jadi George tahu langsung apa yang bisa dibawa guard veteran itu.

Bersama Magic pada 2019-20, Augustin tampil di 57 pertandingan. Dia mencetak rata-rata 10,5 points, 2,1 rebounds dan 4,6 assists dengan percentage shoot 39,9% dari field, 34,8 % dari luar arc dan 89,0 % dari free throw line.

BACA JUGA : Harrell dan Morris Harus Sign Di Lakers Untuk Membalas Clippers

Meskipun Augustin bukanlah scorer, dia adalah shooter midrange dan 3 points. Pemain asal Texas ini mencatatkan karir shoot 37,9% dari luar arc.

Clippers yang melakukan pelanggaran mereka melalui Kawhi dan George, dapat memiliki Augustin melihat dari perimeter ketika Kawhi dan George menjadi double-teamed. 

Augustin juga seorang pengumpan yang bagus, karena dia rata-rata memberikan 4,0 assists per game untuk karirnya. Clippers harus menghubungi agen DJ begitu periode free agency 2020 dibuka.

2. Rajon Rondo – Lakers

Rajon Rondo diperkirakan akan menolak opsi player musim 2020-21 bersama Los Angeles Lakers dan menjadi free agent. Tidak ada yang akan membuat Lakers lebih kesal selain Clippers yang mencuri Rondo dari mereka.

Rondo adalah point guard ideal yang dicari Kawhi, dalam enam pertandingan tanpa kontribusi dari Rondo, yang memberikan 19 points dan 4 assists di Game 6 dalam 30 menit per game.

Sambil melakukan shoot 72,7 % dari field dan 75,0% dari 3 points shoot. Selama bertahun-tahun, Rondo telah meningkatkan 3 point shoot nya.

Sehingga jarak lantai pada Clippers tidak akan terlalu buruk ketika juara dua kali itu berada di lapangan bersama Kawhi, George dan Ivica Zubac. 

Kawhi dan PG belum pernah bermain dengan pengumpan elit seperti Rondo, yang merupakan salah satu point guard terbaik di generasinya.

Dengan itu, Clippers harus menghabiskan semua opsi untuk mencoba dan merebut Rondo dari LeBron James dan membuat persaingan antara Lakers dan Clippers semakin menarik.

3. Derrick Rose – Pistons

Clippers bisa saja trade Derrick Rose pada trade deadline 2020, tetapi Detroit Pistons mencari pick round pertama sebagai imbalan untuk mantan MVP dan Clippers tidak memiliki kendali atas pengambilan round pertama mereka sendiri hingga 2027.

Rose memiliki sisa satu tahun di kontraknya dengan Pistons, jadi Clippers harus tarde pemain asal Chicago ini pada offseason ini jika mereka benar-benar menginginkannya.

Pada 2019-20, Rose mencetak rata-rata 18,1 points, 2,4 rebounds dan 5,6 assists dalam 50 pertandingan dendang percentage shoot 49,0% dari field, 30,6% dari luar arc dan 87,1% dari free throw line. 

Dia bisa menjadi opsi ketiga Clippers untuk di belakang Kawhi dan George dan mengambil beberapa tekanan ofensif dari dua All-Stars di quarter keempat karena dia adalah scorer satu lawan satu yang terbukti.

Dalam Game 6 melawan Nuggets, baik Kawhi maupun George tidak melakukan scorer pada quarter keempat, karena kedua penduduk asli California itu bersiap untuk melakukan jump shoot. 

Tak hanya itu dia dikenal sebagai shooter mid-range yang baik dan masih menjadi salah satu terbaik di rim meskipun menjalani empat operasi lutut sejak memenangkan penghargaan MVP pada tahun 2011 bersama Chicago Bulls.