Melakukan shot itu tampak rumit, namun semakin berjalan musim semakin berubah. Dengan semua tim melihat bagaimana gaya bermain pemain superstar Stephen Curry, kini semakin banyak pemain yang mengandalkan shooter dan salah satunya kami  menemukan daftar 12 shooter terbaik dalam sejarah NBA.

Kini banyak sekali pemain yang cara bermain selalu mengandalkan shootnya diantara Stephen Curry dan Dirk Nowitzki yang disebut sebagai shooter terbaik yang pernah ada. Itu membuat CBS Sports membuat 12 shooter terbaik dalam sejarah NBA itu :

1. Stephen Curry

Curry adalah 3 points shooter keenam paling akurat dalam sejarah liga di atas 43% untuk karirnya dan Curry bukan hanya 3 points shooter. Dia bisa mendominasi dari mid-range, dengan floaters dan runner, dari dribble dan off the catch, dan dia salah satu off-ball movers terbaik yang pernah ada.

BACA JUGA: Harga Yang Harus Dibayar Warriors Untuk Giannis Antetokounmpo!

Kemampuannya untuk shoot off the dribble, dengan jarak yang mudah hingga 30-plus feet meledakkan strategi defensive di luar apa pun yang akan dikenali oleh siapapun sebelum dia datang. Pada musim 2015-16 Curry mencapai 402 (3-pointers). Pastinya Curry cocok menjadi shooter terbaik sepanjang sejarah NBA!

2. Klay Thompson

Warriors memiliki dua shooter terbaik, Klay Thompson memiliki rekor untuk 3-pointer terbanyak yang dibuat dalam satu pertandingan dengan 14 kali. Dia hanya membutuhkan 29 menit dan 11 dribel untuk mencetak 60 points.

Akan menarik untuk melihat bagaimana Thompson akan bermain sendiri tanpa shooter seperti Curry di sampingnya. Dia mungkin memiliki angka yang lebih dekat dengan seorang pemain seperti Reggie Miller, yang secara mengejutkan hanya mencatatkan 39% pada career 3-point shooter. Di sisi lain Thompson hanya di bawah 42% dari 3-point  untuk karirnya yang membuatnya ke-14 dalam sejarah.

3. Ray Allen 

Ray Allen yang sangat terkenal cermat mempertahankan pregame regimen yang sama untuk seluruh kariernya. Tidak pernah dalam karirnya ia melakukan shoot di bawah 35,6% dari belakang.

Larry Bird dan Reggie Miller, bahkan di bawah Allen dalam daftar kami. Konsistensi seperti itu tidak tertandingi di antara shooter yang membuat nama mereka sebelum booming di dekade terakhir ini. Beberapa pemain pernah bisa diandalkan seperti Allen dan semuanya dimulai dengan shootnya yang sempurna dan susah payah dilatihnya.

Sebelum Curry menjadi salah satu 3 point shooter terbaik NBA, Ray Allen adalah raja 3 point shot itu!

BACA JUGA: Cara Lakers Dapat Mendatangkan Damian Lillard Musim Panas Ini

4. Larry Bird

Seandainya Larry Bird bermain di era 3 points seperti hari ini, dia mungkin akan menduduki puncak daftar ini. Dia sangat baik sehingga dia pernah mencetak 47 points dalam pertandingan hanya dengan menggunakan tangan kirinya, menyatakan bahwa Portland Trail Blazers tidak layak dari sisi dominannya dengan mengatakan “Saya menyelamatkan tangan kanan saya untuk Lakers.”

Setelah memenangkan dua 3-point contests pertama NBA, dia berjalan ke locker room sebelum yang ketiga dan bertanya pada sesama kontestan “siapa yang datang di urutan kedua?” Dia melanjutkan untuk memenangkan acara sambil mengenakan jaket pemanasannya.

Dan dia melakukan semua itu setelah mengalami cedera pada jarinya dalam permainan softball musim panas sebelum tahun rookie-nya. Ketika dia memberi tahu Jackie MacMullan tentang bukunya, “When the Game Was Ours” dia tidak pernah bisa shoot dengan baik lagi. Dia memimpin NBA dalam persentase free throw empat kali, berada di atas 40 % dari belakang arc enam kali dan merupakan satu dari hanya delapan yang mencatatkan 50-40-90, 50 % dari field goal, 40 % dari 3-pointer dan 90 % dari free throw selama musim 1986-87 dan musim 1987-88.

5. Reggie Miller

Miller secara luas dianggap sebagai shooters terhebat sepanjang masa. Sebelum Allen datang, Miller adalah pemimpin sepanjang masa NBA dalam membuat 3-pointers, saat ia mencatatkan 2.560 shoot dari jarak jauh selama karirnya. Dia saat ini berada di posisi kedua di belakang Allen (2.973), meskipun dia kemungkinan akan dilewati oleh Curry (2.285) dalam waktu dekat.

Meskipun demikian, Miller adalah shooter yang paling ditakuti di liga pada zamannya, karena seluruh skema defensive didedikasikan untuk jangka panjangnya sesuatu yang umum di NBA hari ini tetapi tidak begitu umum selama tahun 1990-an. Dalam banyak hal, Miller lebih maju daripada zamannya dan jika dia bermain dalam versi liga hari ini di mana penekanan yang begitu besar diberikan pada shooter dia kan mencetak lebih dahsyat dari sebelumnya.

6. Kyle Korver

Jika kita berbicara tentang ‘the act of shooting’ basket, Korver layak untuk lebih tinggi dalam daftar ini. Hanya lima tahun yang lalu, ia mungkin memiliki musim terbaik dalam sejarah, divisi non-Curry, dengan percentage shoot 69,9 dan percentage 3 poin 49,2 %. Korver yang berusia 39 tahun itu bahkan sekarang ia adalah 3 point shooter yang mencatatkan 42,9 %, sementara launching 8,9 3 per 36 menit, volume tertinggi kedua dalam karirnya.

Ini kemungkinan karena selama 12 tahun terakhir, ia telah menjadi semacam ilmuwan olahraga yang mempelajari pola gerakannya,menyesuaikan shot accordingly, konsistensi dan umur panjangnya luar biasa.

7. Steve Nash

Dalam beberapa tahun terakhir, Nash berulang kali mengatakan ia menyesal tidak bersikap lebih egois. Kepribadiannya lebih suka menciptakan untuk orang lain dan liga tidak terlalu perduli dengan 3 point shootnya. Percentage Nash 90,4% dari line is tied dengan Mark Price untuk kedua kalinya, tepat di belakang Curry. Selama satu dekade penuh dengan elite offense dari 2000-01 hingga 2009-10, Mavs dan Suns Nash menyelesaikan pertama dalam offense enam kali, ketiga dua kali dan keempat sekali.

8. Kevin Durant

KD adalah salah satu shooters midrange paling akurat yang pernah ada, tetapi tidak ada seorangpun dengan statistik yang sama tingginya sekitar 7 feet dengan ball handling skills untuk membuat shoot kapan saja dan rilis yang begitu cepat dan tinggi sehingga para defenders tidak memiliki harapan untuk mempengaruhinya. Jumper pull-up-nya adalah versi sekarang dari Kareem’s Skyhook, dengan hanya melakukan shoot dari atas orang Durant bisa melakukannya.

9. Dirk Nowitzki

Dia bukan hanya seorang 3 point saja, Nowitzki dapat mengisinya dari berbagai posisi dengan menyatakan rata-rata karir 38% dari luar arc, 47,1 % dari field dan 87,9% dari charity stripe. Fadeaway satu kaki yang dipatenkannya harus dipertimbangkan di antara salah satu tembakan paling tak terhentikan dalam sejarah NBA, dan sering ditiru hari ini oleh pemain seperti Durant dan LeBron James. Musim MVP-nya pada 2006-07 adalah bersejarah karena ia menjadi penyerang pertama yang bergabung dengan klub 50-40-90, yang hanya memiliki delapan anggota dalam sejarah NBA. 

10. Steve Kerr

Kerr mungkin lebih dikenal karena melatih dua shooters terhebat sepanjang masa daripada kemampuan shootnya sendiri sebagai pemain, tapi dia lebih dari layak mendapatkan tempat 10 besar sendiri. Kerr adalah leader NBA sepanjang masa dalam percentage karir 3 points (45,4) dan memegang dua dari lima percentage single-season 3-point shooting terbaik dalam sejarah liga (52,4 pada 1994-95 dan 51,5 pada 1995-96). Tetapi ia juga pernah mencatatkan percentage shoot 50,7% pada 1989-90, yang merupakan percentage kedelapan terbaik sepanjang masa.

11. JJ Redick

Meskipun menunjukkan kemampuan sebagai shooters elit sejak saat ia direkrut, Redick memiliki banyak hal yang harus di renungan di awal karirnya. Dalam lima setengah tahun di Orlando, ia memulai hanya bermain 41 pertandingan dan ini datang pada tim Magic yang cukup inovatif yang memimpin NBA dalam upaya 3-points di tiga musim penuh terakhirnya di sana.

Saat Redick menua, dia menjadi starter penuh waktu di Los Angeles dan saat dia bergabung dengan Philadelphia dirinya mendapatkan gaji $ 23 juta. Butuh bertahun-tahun perubahan dari dunia bola basket untuk menghargainya dengan baik. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. 

12. Peja Stojakovic

Stojakovic adalah key floor-spacer Sacramento Kings pada awal 2000-an, salah satu tim paling menghibur yang pernah dilihat NBA dan mungkin salah satu yang terbaik untuk tim yang tidak pernah memenangkan title. Small forward, Stojakovic mencatatkan percentage shoot 40,1% untuk karirnya dan mencapai 41% six attempts per game selama masa jayanya bersama Kings.

Sebagai bukti kecemerlangan shootnya, Stojakovic dua kali memimpin liga dalam percentage free throw yang mencatatkan hampir 93% pada 2003-04 dan 2007-08 dan percentage shoot 89,5% dari line untuk karirnya. Meskipun kehilangan title dengan Kings, Stojakovic akhirnya mendapatkan ringnya dengan Dallas Mavericks 2011 di musim NBA terakhirnya, dengan mencatatkan 37,7% dari 3 points nya selama menjalankan postseason.


WAJIB NONTON Top 15 BEST MOMENTS MPL S6 Week 5 Celiboy MANIAC! Wann FAST HAND! RRQ is BACK!:


Share to your friends