Jika Turnamen Digabung Cowok-Cewek, Tim PUBGM Ladies Siap!

Empat tim PUBG Mobile Ladies asal Indonesia tampil cukup baik di turnamen SEA kemarin. Bahkan salah satu perwakilan Indonesia, Belletron Ace, bisa keluar sebagai juara.

Keberhasilan Belletron ini menjadi bukti bahwa tim-tim ladies Indonesia juga berkualitas dan bisa bicara di panggung yang lebih besar.

Masalahnya, turnamen untuk perempuan sendiri belum sebesar turnamen PUBG Mobile untuk laki-laki. Bukan bermaksud membeda-bedakan, tapi pada faktanya ekosistemnya memang belum cukup subur.

Di season 3 kemarin saja, PMPL Ladies disisipkan di sela-sela PMPL ID. Itu pun hanya beberapa pertandingan, bukan turnamen penuh.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar, apakah para ladies ini tidak bisa bersaing dengan tim-tim pro umumnya?

Baca Juga: Hasil PMPL ID Season 3 Week 3 Day 1! Morph Team Mulai Bangkit, Boom Masuk Jurang!!

Apa siap digabung?

Tim PMPL ID Seaosn 3 Ladies
Sumber: PUBG Mobile Esports ID

Pertanyaan di atas juga dilontarkan di Planet Esports Revival TV. Mereka mengundang empat perwakilan Indonesia untuk PMPL Ladies SEA kemarin, yakni Belletron, Aerowolf, GD, dan Alter Ego.


Sedang ada giveaway contest berhadiah 1 juta rupiah voucher game di dalam aplikasi!


Setiap tim bicara melalui perwakilan mereka masing-masing. Ada Babyla untuk Belletron, Dust untuk Aero, Vnila untuk GD, dan Dita untuk AE.

Keempatnya mendapatkan pertanyaan yang sama: Apakah mereka siap andai turnamen ke depan digabung cowok dan cewek?

Jawaban ladies ini senada. Mereka mengaku siap asalkan diberi kesempatan scrim terlebih dahulu untuk memahami lawan dan menyesuaikan diri

“Kalau soal aim-nya masih tipis-tipis boleh lah, cuma kayaknya gameplay doang sih. Kita itu kerasa beda aja gitu [cowok vs cewek],” kata Dust dari Aerowolf di Planet Esports Revival TV.

Baca Juga: Banyak Tim Tiru Meta Healing, Alter Ego: Gak Masalah Kok!

Siap digabung asal ada latihan!

Jawaban senada dilontarkan Alter Ego Dita dan BTR Babyla. Mereka mengaku siap-siap saja jika turnamen digabung, tapi harus ada kejelasannya.

Mereka tidak mau turnamen hanya digabung satu kali saja lalu berikutnya dipisahkan lagi.

“Sebenarnya kalau ada latihannya tersendiri ya bisa aja. Cuma kan, kalau untuk turnamen sekali itu buat apa. Boleh aja disatuin kalau emang turnamennya itu ada terus, mix gitu,” kata Alter Ego Dita.

Ucapan Dita disambut Babyla yang baru membawa timnya jadi juara. Senada, dia yakin timnya siap, tapi harus melewati latihan terlebih dahulu.

“Turnamen itu harus disiapkan untuk ladies juga, khusus ladies. Dibilang siap atau gak, kalau timku siap aja asal ada latihannya dulu, ada scrim-nya dulu dan emang digabungin sama tim-tim yang bakal ketemu nanti,” ujar Babyla.

Nah kalau kata kalian gimana nih Spinners? Perlukah diadakan turnamen PUBGM campuran cowok-cewek?

Jangan lupa kunjungi SPIN Website untuk informasi lainnya, dan ikuti akun Instagram dan Youtube kita.