Wow, Anggaran Film Satria Dewa: Gatotkaca Capai Rp24 Miliar!

Anggaran film Indonesia berjudul Satria Dewa: Gatotkaca ternyata menyentuh angka Rp24 miliar lho guys! Dengan anggaran yang sangat besar, apakah film ini mampu menggeser ketenaran KKN di Desa Penari sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa?

Yap, saat ini industri perfilman Indonesia memang tengah menjadi sorotan. Bukan karena kontroversinya, melainkan karena kualitasnya yang sudah semakin tinggi. Beberapa rumah produksi pun mulai berani menggelontorkan uang yang tidak sedikit untuk menghasilkan film dengan efek CGI yang menarik.

Salah satu rumah produksi yang dimaksud adalah Satria Dewa Studio, yang tidak ragu untuk ‘membakar’ uang puluhan miliar demi menghadirkan efek CGI dengan kualitas internasional kedalam film terbarunya yang berjudul Satria Dewa: Gatotkaca.

Sutradara Sebut Anggaran Film Satria Dewa: Gatotkaca Capai Rp24 Miliar

Mengutip dari Posjakut, sutradara Hanung Bramantyo mengungkapkan jika anggaran yang harus dikeluarkan untuk menggarap film Satria Dewa: Gatotkaca tidaklah sedikit. Ia membocorkan jika film terbarunya itu memakan anggaran lebih dari Rp20 miliar.

Baca Juga: Elizabeth Olsen Akui Senang dengan Karakternya Sebagai Scarlet Witch

Hal itu dinilai wajar, karena Satria Dewa: Gatotkaca menggunakan efek CGI (Computer Generated Imagery) dan visual effect yang berbeda dari film Indonesia lainnya. Tentu saja, efek CGI yang tersemat dalam film ini sudah bertaraf internasional guys.

Meskipun banyak yang menganggap jika anggaran tersebut sudah sangat besar, namun Hanung Bramantyo menilai jika angka tersebut terbilang cukup murah dibandingkan dengan film superhero lainnya.

“Budget-nya sekitar Rp20 miliar sampai Rp24 miliar. Jadi kalau ada orang bilang ini budget-nya Rp80 miliar itu enggak benar. Enggak ada separo-separonya budget film superhero yang ada, bahkan yang ada di Indonesia,” ungkap Hanung Bramantyo.

Anggaran Satria Dewa Gatotkaca
Photo: Satria Dewa: Gatotkaca

Untuk menghadirkan efek CGI yang jempolan, Hanung mengaku bekerja sama dengan Lumine Studio, yang sudah cukup terkenal di industri perfilman.

“Makanya saya bekerja sama dengan Lumine Studio, dengan Mas Andi sebagai komandonya di situ, itu betul-betul pada saat kita men-development ini, saya sudah membayangkan bahwa saya pengin ini kejadian seperti ini, kekuatan supernya bisa terwujud seperti ini,” kata Hanung.

“Jadi, Mas Andi betul-betul memberikan support. Kalau enggak ada itu, kita bubarlah. Enggak bisa mewujudkan gagasan kita. Dan anak-anak sekarang enggak akan mungkin bisa kerangkul itu semua,” tambahnya.

Baca Juga: Trailer Perdana She-Hulk Ungkap Latar Belakang Jennifer Walters

Jika tidak ada halangan, film yang dibintangi oleh Rizky Nazar, Yasmin Napper dan Omar Daniel ini akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 9 Juni 2022 mendatang. Jangan sampai ketinggalan yaa!

Artikel Pilihan

Artikel Terbaru